Pelaksanaan UNBK 2018 Paket C tgl 27 April - 30 April 2018
Alhamdulillah UNBK 2018 Paket C sudah dilewati dengan lancar, terlihat perasaan lega saat kami tanyakan perihal "apa yang mereka rasakan setelah mengikuti UNBK tahun ini", menurut kami perasaan lega ini termasuk wajar, mengingat banyak siswa siswi paket C yang sudah meluangkan banyak waktunya untuk keras belajar, baik melalui kelas tatap muka, modul modul tambahan serta E-Learning yang dimiliki oleh PKBM dharma putra mandiri
Mereka menganggap UNBK 2018 kali ini untuk bentuk cara mengerjakannya menjadi lebih mudah, namun untuk soalnya memang lumayan sulit, tapi hal itu tidak membuat mereka menjadi mundur
siswa siswi Paket C dengan latar belakang yang berbeda berusaha mengerjakan dengan baik berbekal ilmu yang mereka dapatkan saat belajar kemarin, mereka merasakan efek belajar sangat besar, apalagi ditambah dengan Pendalaman Materi menjelang UNBK
Harapan nilai memuaskan sangat mereka inginkan agar bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi
Semoga Nilai UNBK 2018 dapat diraih dengan nilai Baik
Menu bar
Running Text
Tampilkan postingan dengan label sekolah paket A. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sekolah paket A. Tampilkan semua postingan
Senin, 30 April 2018
Minggu, 29 April 2018
Kisah inspiratif : Kisah Wida Ikut UNBK Pendidikan Kesetaraan sambil gendong bayi
Ciamis
- Semangat untuk belajar tidak terbatas pada usia maupun kondisi. Seperti yang
dilakukan Wida Parida (26), ibu rumah tangga Warga Pusakanagara Kecamatan
Baregbeg Kabupaten Ciamis ini, semangat mengikuti Ujian Nasional Berbasis
Kompetensi (UNBK) Kesetaraan paket C sambil menggendong bayinya yang baru
berumur 46 hari. Saat mengerjakan soal di komputer, bayi Wida yang bernama
Muhammad Faris Noval Rabani ini tertidur di pangkuannya. Sehingga tidak
mengganggu konsentrasi peserta lain. Wida terlihat serius mengerjakan soal
UNBK.
"Kalau ditinggal kasihan sering nangis, juga masih harus mendapatkan asi. Jadi saya bawa, beruntung selama ujian berlangsung dia tidur. Alhamdulillah lancar," ungkap Wida saat ditemui di SMA Negeri 1 Ciamis lokasi UNBK kesetaraan usai selesai mengerjalan soal ujian Jumat (27/4/2018).
"Kalau ditinggal kasihan sering nangis, juga masih harus mendapatkan asi. Jadi saya bawa, beruntung selama ujian berlangsung dia tidur. Alhamdulillah lancar," ungkap Wida saat ditemui di SMA Negeri 1 Ciamis lokasi UNBK kesetaraan usai selesai mengerjalan soal ujian Jumat (27/4/2018).
Wida menimba ilmu di
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Motekar Baregbeg selama tiga tahun. Di
tahun ke tiga Wida mengandung anak keduanya. Sehingga saat mengikuti proses
belajar mengajar dalam keadaan hamil. Wida mengaku tetap semangat untuk ikut ujian
UNBK kesetaraan paket C lantaran ingin medapat ijazah. Nantinya akan digunakan
untuk melamar pekerjaan membantu menambah penghasilan keluarganya. Sementara
suaminya Muhammad Nashirudin (31) berprofesi sebagai tukang jahit.
"Semangat supaya lulus dan dapat ijazah. Nanti bisa melamar kerja. Syukur-syukur ada rezekinya untuk meneruskan ke perguruan tinggi," ungkap Wida.
"Semangat supaya lulus dan dapat ijazah. Nanti bisa melamar kerja. Syukur-syukur ada rezekinya untuk meneruskan ke perguruan tinggi," ungkap Wida.
Sumber : Detik.com/27
april 2018
Langganan:
Postingan (Atom)



